ruang untuk cerita yang belum sempat diceritakan

Yang disimpan
sendiri,
boleh di sini.

Tulis apa yang selama ini kamu pendam. Tanpa nama, tanpa jejak. Mungkin seseorang di sini pernah merasakan hal yang sama.

Ceritakan rahasiamu

01 / cerita dari ruang ini

Dibaca oleh
orang-orang yang mengerti.

Semua cerita di sini anonim.
Komentar dijaga tetap hangat.

Aku masih ingat jelas kejadian itu. Aku gak pernah melupakannya karena aku masih merasa kaget dan kesal. Aku sedang menyeberangi jalan malam itu, aku sendirian dan mengenakan pakaian yang sangat terang. Ketika aku melihat di belakangku, aku melihat seekor kucing yang tergantung di atas pagar. Aku berpikir itu hanya seekor kucing biasa, tapi ketika aku mendekat, aku melihat kucing itu menunjukkan mulut yang penuh dengan gigi tajam. Aku berusaha untuk berlari, tapi kaki ku gak bisa bergerak. Kucing itu berbicara dengan suara yang sangat halus, "Aku akan makanmu." Aku gak bisa berbicara, hanya menggigit lidahku. Kucing itu semakin mendekat, aku merasa panik. Aku berusaha untuk berlari, tapi kaki ku gak bisa bergerak. Saya hanya bisa menunggu sampai kucing itu menemukanku.

Mengingat hari-hari yang berlalu, ketika aku masih muda dan berani. Aku masih ingat ketika aku terjebak dalam kasus penipuan yang membuat aku kehilangan uang dan barang. Tapi, aku tidak menyerah. 6 tahun pun lewat Aku akhirnya menemukan identitasnya, seorang yang ternyata masih hidup di daerah pinggiran. Aku memutuskan untuk mengunjunginya dan membalas dendam. Aku datang ke rumahnya, melihat keadaannya yang kotor dan berantakan. Aku melihat matahari pagi yang menerangi wajahnya yang sombong. Aku mengambil kunci mobilnya dan memulai perjalanan. Sekarang, dia yang harus terjebak dalam keterpurukan seperti aku dulunya.

Maafin aku gak bisa lupa sama kisah itu. Dulu, aku masih remaja, aku terpaksa menanggung tanggung jawab gede karena ayahku yang meninggal tiba-tiba. Aku gak bisa melanjutkan sekolah lagi, harus kerja di rumah makan untuk nafkah keluarga. Suatu hari, bosku datang ke rumah makan kami dan curang dengan memesan makanan yang mahal, lalu bilang aku harus membayar biaya ganti rugi yang tidak masuk akal. Aku gak bisa melawan, tapi aku kenal bosku yang suka kekayaan. Hingga aku bisa naik hukumnya dengan mengembangkan bisnis sendiri, lalu aku membeli rumah makan miliknya. Dari situlah aku bisa menimpuknya.

tentang ruang ini

Rahasia tidak selalu
perlu jawaban.

Secr8 adalah tempat untuk berhenti berpura-pura baik-baik saja. Cerita dibagikan tanpa identitas, dan percakapan dibangun dari empati, bukan rasa ingin tahu.

Jangan bagikan informasi yang dapat mengidentifikasi dirimu atau orang lain. Jika kamu dalam bahaya, hubungi layanan darurat di kotamu.